Bidang SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Prov. Lampung Laksanakan Diskusi Panel Revitalisasi SMK

Bidang SMK Dinas Pendidikan & Kebudayaan Prov. Lampung Laksanakan Diskusi Panel Revitalisasi SMK

Intrusksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mengintruksikan seluruh perangkat pemerintah yang mengurusi SMK di seluruh Indonesia agar melakukan perombakan sistem pendidikan dan pelatihan vokasi dengan memperhatikan permintaan pasar. Dalam Inpres tersebut, revitalisasi SMK adalah salah satu langkah konkret untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia dalam menghadapi perubahan dunia yang sudah memasuki era revolusi industri ke-4 yang syarat dengan pemanfaatan teknologi.

Pelaksanaan revitalisasi sekolah menengah kejuruan (SMK) dan Peta Jalan SMK di Provinsi Lampung saat ini dalam proses pengembangan. Mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan kerja sama dan masukan dari berbagai stakeholder terkait.

Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Lampung melalui Bidang SMK melaksanakan Kegiatan Diskusi Panel Refleksi Tahun 2021 dan Semangat Tahun 2022 Revitalisasi SMK Provinsi Lampung, di Aston Lampung City Hotel, Bandar Lampung, Kamis (9/12/2021) yang diikuti oleh seluruh Kepala SMK Negeri dan perwakilan SMK Swasta dari 15 Kabupaten/Kota.

Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Tommy Efra Handarta, S.S.T.P., M.Si, mengatakan berdasar Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2006 tentang Revitalisasi SMK, telah diberikan gambaran penyusunan peta jalan pengembangan SMK di Indonesia. Kebijakan itu sejalan dengan agenda kerja Gubernur Lampung terkait pendidikan vokasi SMK dengan meningkatkan SMK ke dunia kerja. “Program kerja dimaskud sudah dalam dokumen RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) Lampung 2019-2024 pada misi ketiga, yakni meningkatkan kualitas SDM, mengembangkan upaya perlindungan anak, pemberdayaan perempuan, dan penyandang disabilitas,” pungkas Sekretaris Dinas

Dalam meningkatkan SMK ke dunia kerja, lanjut Tommy, dilakukan perluasan kerja magang kurikulum pendidikan SMK dengan dukungan Industri dan Dunia Kerja (Iduka). Kemudian, Pengembangan SMK berfokus pada bidang teknologi dan industri untuk menyokong pengembangan industri.

“Termasuk memfasilitasi kemitraan strategis dunia pendidikan dengan dunia usaha, industri, dan investasi,” kata Tommy yang kesempatan itu didampingi Kepala Bidang Pembinaan SMK Disdikbud Lampung Dra. Zuraida Kherustika, M.M itu.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published.